
Jakarta Pusat (21/7/2026) – MAN 3 Jakarta Pusat kembali menyelenggarakan kegiatan TALIA (Tadarus, Tahlil, dan Dhuha) sebagai program pembiasaan religius yang dilaksanakan secara rutin pada Selasa (21/07/2026). Kegiatan yang berlangsung di Masjid Al-Ikhwan MAN 3 Jakarta Pusat mulai pukul 06.30 hingga 07.00 WIB ini diikuti oleh seluruh siswa kelas XI dengan penuh kekhusyukan dan semangat.

Kegiatan diawali dengan penyambutan budaya 6S (Senyum, Sapa, Salam, Salim, Sopan, dan Santun) oleh bapak dan ibu guru bersama perwakilan pengurus OSIM yang bertugas pada hari Selasa. Penyambutan tersebut menjadi pembuka yang menciptakan suasana hangat sekaligus menanamkan nilai kesopanan, kedisiplinan, dan sikap saling menghargai sebelum siswa mengikuti rangkaian ibadah pagi.

Setelah seluruh peserta berkumpul di Masjid Al-Ikhwan, kegiatan dimulai dengan lantunan sholawat yang dilanjutkan dengan dzikir tahlil secara singkat. Suasana masjid terasa khidmat ketika seluruh siswa bersama-sama melantunkan pujian kepada Allah SWT dan Rasulullah SAW sebagai bentuk pembiasaan spiritual yang telah menjadi ciri khas MAN 3 Jakarta Pusat.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an secara berjamaah yang dipandu oleh Rohis kelas XI. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an terdengar menggema di seluruh ruangan masjid, menghadirkan suasana yang tenang dan penuh makna. Kegiatan tadarus ini menjadi salah satu upaya madrasah untuk meningkatkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an sekaligus memperkuat kemampuan membaca Al-Qur’an dengan baik dan benar.

Selanjutnya, seluruh siswa melaksanakan salat Dhuha secara munfarid yang dibimbing oleh Bapak Helmy Wijaya, M.Pd.I. Dalam pelaksanaannya, siswa mengikuti ibadah dengan tertib dan penuh kekhusyukan. Setelah shalat selesai, kegiatan ditutup dengan pembacaan doa bersama sebagai ungkapan syukur sekaligus harapan agar seluruh aktivitas belajar pada hari tersebut diberikan kelancaran dan keberkahan.

Selama pelaksanaan TALIA, kegiatan mendapat pendampingan dari Bapak Satrio Ramadhan, S.Hum. yang turut memastikan seluruh rangkaian acara berjalan dengan tertib dan lancar. Sementara itu, bagi siswa yang sedang berhalangan mengikuti salat Dhuha, mereka tetap mendapatkan pembinaan keagamaan melalui hafalan surat-surat pendek Al-Qur’an yang dibimbing oleh Ibu Neneng Istianah, S.Psi. Dengan demikian, seluruh siswa tetap memperoleh pembinaan sesuai dengan kondisi masing-masing tanpa mengurangi makna dari kegiatan pembiasaan tersebut.

Pelaksanaan TALIA di MAN 3 Jakarta Pusat tidak hanya menjadi rutinitas keagamaan, tetapi juga merupakan bagian dari implementasi pendidikan karakter yang menitikberatkan pada pembentukan pribadi yang religius, disiplin, dan bertanggung jawab. Melalui kegiatan ini, siswa diajak untuk mengawali hari dengan memperkuat hubungan spiritual kepada Allah SWT sebelum mengikuti proses pembelajaran di kelas.
Program pembiasaan TALIA juga menjadi salah satu bentuk komitmen MAN 3 Jakarta Pusat dalam mewujudkan lingkungan madrasah yang religius dan berbudaya. Selain menanamkan kebiasaan beribadah, kegiatan ini turut membangun kebersamaan, meningkatkan kepedulian antarsiswa, serta menumbuhkan sikap saling menghormati di lingkungan sekolah.
Dengan terselenggaranya kegiatan TALIA secara rutin, MAN 3 Jakarta Pusat berharap seluruh peserta didik tidak hanya berkembang dalam aspek akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat, akhlak yang mulia, serta semangat untuk mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari. Pembiasaan sederhana yang dilakukan setiap pagi ini diharapkan mampu menjadi fondasi penting dalam mencetak generasi yang unggul, berprestasi, dan berintegritas sesuai dengan visi madrasah.
