
Jakarta Pusat (15/7/2026) – Memasuki hari ketiga pelaksanaan Masa Ta’aruf Murid Madrasah (MATAMUDA) Tahun 2026, Rabu (15/7/2026), MAN 3 Jakarta Pusat menghadirkan rangkaian kegiatan yang berfokus pada penguatan karakter, moderasi beragama, kepedulian terhadap lingkungan, serta pengenalan organisasi siswa sebagai bekal bagi murid baru dalam menjalani kehidupan di madrasah. Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Utama, Masjid Al-Ikhwan, dan Aula MAN 3 Jakarta Pusat ini diikuti dengan antusias oleh seluruh murid baru Tahun Ajaran 2026/2027.

Kegiatan diawali dengan presensi murid baru serta pengumpulan telepon genggam dan tas peserta di Lapangan Utama sebagai bentuk pembiasaan kedisiplinan dan kesiapan mengikuti seluruh rangkaian MATAMUDA. Selanjutnya, suasana semakin semarak dengan senam bersama yang dilanjutkan unjuk bakat murid baru. Melalui kegiatan tersebut, peserta diajak membangun semangat kebersamaan, meningkatkan kebugaran jasmani, sekaligus menampilkan potensi dan kreativitas yang dimiliki sejak awal bergabung di MAN 3 Jakarta Pusat.

Memasuki sesi materi, peserta dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama mengikuti materi Moderasi Beragama dalam Kehidupan Madrasah yang disampaikan oleh Tim Moderasi Beragama di Masjid Al-Ikhwan. Materi ini menekankan pentingnya sikap toleran, menghargai perbedaan, menjaga persatuan, serta mengamalkan nilai-nilai agama secara bijaksana dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan madrasah maupun masyarakat.
Sementara itu, kelompok lainnya mengikuti materi Pengenalan Bidang Hubungan Masyarakat (Humas), Akhlak kepada Guru dan Karyawan, Orang Tua, Teman Pergaulan, serta Etika Bermedia Sosial yang disampaikan oleh Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas di Aula MAN 3 Jakarta Pusat. Dalam sesi tersebut, murid baru diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga sikap santun dalam berinteraksi, menghormati guru dan orang tua, membangun pergaulan yang positif, serta menggunakan media sosial secara bijak, bertanggung jawab, dan sesuai dengan nilai-nilai akhlak Islami.

Setelah sesi ice breaking, kedua kelompok bertukar tempat sehingga seluruh peserta memperoleh materi yang sama. Metode ini memberikan kesempatan kepada seluruh murid baru untuk memahami pentingnya moderasi beragama sekaligus membangun karakter yang baik dalam kehidupan nyata maupun di ruang digital.
Pada pukul 10.30–11.30 WIB, kegiatan dilanjutkan dengan materi Pengenalan Program Adiwiyata dan Kepedulian Lingkungan yang dilaksanakan di Masjid Al-Ikhwan dan Aula MAN 3 Jakarta Pusat. Melalui materi tersebut, peserta diperkenalkan pada berbagai program pelestarian lingkungan yang diterapkan di madrasah, termasuk budaya menjaga kebersihan, menghemat energi, mengurangi sampah, dan membangun kebiasaan ramah lingkungan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Sebagai tindak lanjut, pada pukul 11.30–12.00 WIB, murid baru mengikuti Pembuatan Proyek Adiwiyata dan Kepedulian Lingkungan. Dalam kegiatan ini, peserta bekerja sama dalam kelompok untuk menuangkan ide dan gagasan mengenai aksi nyata yang dapat dilakukan dalam mendukung terciptanya lingkungan madrasah yang bersih, hijau, sehat, dan berkelanjutan. Kegiatan ini sekaligus melatih kreativitas, kolaborasi, dan kepedulian sosial para peserta.

Setelah istirahat, salat, dan makan siang, kegiatan dilanjutkan pada pukul 13.45–14.45 WIB dengan Pengenalan Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM), Majelis Perwakilan Kelas (MPK), serta para ketua ekstrakurikuler. Dalam sesi ini, murid baru diperkenalkan dengan berbagai organisasi dan kegiatan ekstrakurikuler yang dapat menjadi wadah untuk mengembangkan bakat, minat, kepemimpinan, serta kemampuan bekerja sama. Para pengurus OSIM, MPK, dan ketua ekstrakurikuler juga berbagi pengalaman mengenai pentingnya aktif berorganisasi sebagai bagian dari proses pembentukan karakter dan prestasi.
Kegiatan hari ketiga kemudian ditutup dengan Operasi Semut, yaitu kegiatan membersihkan area yang telah digunakan selama MATAMUDA sebagai bentuk pembiasaan karakter disiplin, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap lingkungan sebelum seluruh peserta kembali ke rumah.
Pelaksanaan hari ketiga MATAMUDA 2026 menunjukkan komitmen MAN 3 Jakarta Pusat dalam menghadirkan pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter peserta didik secara menyeluruh. Melalui materi moderasi beragama, akhlak dalam kehidupan sehari-hari, etika bermedia sosial, kepedulian terhadap lingkungan, serta pengenalan organisasi siswa, murid baru dibekali nilai-nilai yang relevan untuk menghadapi tantangan zaman. Dengan demikian, MATAMUDA tidak sekadar menjadi kegiatan pengenalan lingkungan madrasah, tetapi juga menjadi fondasi awal dalam membentuk generasi yang religius, berintegritas, peduli lingkungan, mampu memanfaatkan teknologi secara bijak, serta siap menjadi pelajar yang aktif, berprestasi, dan membawa nama baik MAN 3 Jakarta Pusat.
