
Jakarta, 26-10-2025 (HUMAS MAN 3 Jakarta Pusat) — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan oleh peserta didik MAN 3 Jakarta Pusat di kancah nasional. Sebanyak lima tim robotik madrasah tersebut berhasil meraih berbagai penghargaan dalam Olimpiade TIK Nasional 2025 kategori robotik yang diselenggarakan pada 23–26 Oktober 2025 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Serpong, Tangerang. Keberhasilan ini menjadi bukti nyata kualitas sumber daya peserta didik MAN 3 Jakarta Pusat dalam bidang teknologi, inovasi, dan kreativitas.

Kegiatan Olimpiade TIK Nasional 2025 diselenggarakan oleh Ikatan Guru TIK PGRI (IGTIK PGRI) bekerja sama dengan Komunitas Guru TIK (KOGTIK). Kompetisi ini diikuti oleh pelajar dari berbagai daerah di Indonesia yang berkompetisi dalam sejumlah kategori berbasis teknologi digital dan robotika. Ajang tersebut menjadi wadah bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan dalam merancang, mengembangkan, dan mempresentasikan karya teknologi yang inovatif.
Dalam kompetisi tersebut, tim robotik MAN 3 Jakarta Pusat berhasil membawa pulang lima penghargaan dari berbagai kategori. Tim yang beranggotakan Muhammad Farrel Ardan, Hadrian Avicenna Lantu, Reyner Raditya Wardahana, Rifyal Kabah, dan Fachrudin Rizky Ramadhan berhasil meraih Juara III setelah menampilkan kemampuan dan kreativitas terbaik dalam bidang robotika.

Prestasi berikutnya diraih oleh tim yang terdiri atas Ayesha Shaquila Susanto, Athifah Nafiah, Ainun Mutiara, Khayyirah Talita Afifah, dan Lunatha Awalya Calyanesha. Mereka sukses meraih Juara II Kategori Teknologi Masa Depan melalui karya inovatif yang menawarkan gagasan teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat di masa mendatang. Dewan juri menilai ide yang mereka hadirkan memiliki nilai kreativitas tinggi serta potensi pengembangan yang menjanjikan.
Tidak kalah membanggakan, tim yang beranggotakan Fadhlan Rafi Noorrizki, Narendra Arya Satya Abdillah, Gavin Sabrian Baihaqi, Dzaky Almer Rafif, dan Hardian Wira Aji berhasil meraih Juara I Kategori Ide Inspiratif. Penghargaan tersebut diberikan atas kemampuan mereka menghadirkan konsep dan solusi teknologi yang inovatif serta memberikan inspirasi bagi pengembangan teknologi pendidikan dan kehidupan masyarakat.

Sementara itu, penghargaan Juara I Presentasi Terbaik berhasil diraih oleh tim yang terdiri atas Agung Triawan, Ahmad Ghaniyy, Azzam Al-Islam, Ataya Fikri Rizqullah, dan Barron Dito Wardhana. Tim ini dinilai mampu menyampaikan gagasan dan hasil karya secara komunikatif, sistematis, dan meyakinkan di hadapan dewan juri. Kemampuan presentasi yang baik menjadi salah satu faktor penting yang mengantarkan mereka meraih posisi tertinggi dalam kategori tersebut.
Prestasi kelima dipersembahkan oleh tim yang beranggotakan Algiza Naura Andini Maulana, Syamila Karinovic, Fatih Nevan Baswara, Ryan Hatta Dwitama, dan Khansa Amelia Putri Yadra. Mereka berhasil meraih Juara II Desain Terbaik berkat kemampuan merancang desain robotik yang inovatif, fungsional, dan memiliki nilai estetika yang tinggi. Karya yang mereka tampilkan mendapatkan apresiasi dari dewan juri karena memadukan aspek teknis dan kreativitas secara seimbang.

Keberhasilan lima tim tersebut menjadi pencapaian yang membanggakan bagi keluarga besar MAN 3 Jakarta Pusat. Prestasi ini menunjukkan bahwa peserta didik madrasah mampu bersaing secara kompetitif di bidang teknologi informasi dan robotika pada tingkat nasional. Selain menjadi ajang kompetisi, Olimpiade TIK Nasional juga memberikan pengalaman berharga bagi peserta untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan pemecahan masalah berbasis teknologi.
Raihan lima penghargaan dalam satu ajang nasional sekaligus menjadi bukti bahwa pembinaan teknologi dan robotika di MAN 3 Jakarta Pusat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan. Dukungan dari madrasah, guru pembimbing, serta semangat belajar para peserta didik menjadi faktor penting yang mengantarkan mereka menuju keberhasilan.

Dengan capaian tersebut, MAN 3 Jakarta Pusat kembali menegaskan eksistensinya sebagai madrasah yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga mampu melahirkan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Prestasi yang diraih pada Olimpiade TIK Nasional 2025 diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh peserta didik untuk terus berkarya, berinovasi, dan mengharumkan nama madrasah pada berbagai kompetisi tingkat nasional maupun internasional.
