
Jakarta, 06-09-2025 (HUMAS MAN 3 Jakarta Pusat) — Prestasi membanggakan kembali diraih oleh siswa-siswi MAN 3 Jakarta Pusat. Tim tari tradisional Ratoh Jaroe MAN 3 Jakarta Pusat berhasil meraih Juara 1 pada ajang SESCO2k25 (School English and Sport Competition 2025) yang diselenggarakan oleh Student Leader Jakarta Islamic School. Kompetisi dua tahunan ini berlangsung pada Sabtu, 6 September 2025, pukul 10.00 hingga 17.00 WIB di Jakarta Islamic School.
Tahun ini, SESCO mengusung tema “Pole Position: Race to Victory” yang terinspirasi dari dunia balap Formula 1 (F1). Tema tersebut membawa filosofi bahwa hidup layaknya balapan, bukan hanya soal siapa yang paling cepat, tetapi siapa yang mampu bertahan dengan strategi, ketahanan, kerja sama, dan inovasi tanpa henti.

Lomba yang digelar di tingkat provinsi DKI Jakarta ini diikuti oleh pelajar tingkat SMP dan SMA. Salah satu cabang yang menjadi perhatian adalah seni tari, di mana tim Ratoh Jaroe MAN 3 Jakarta Pusat menampilkan tarian khas Aceh dengan penuh kekompakan serta dinamika gerakannya yang penuh energi dan semangat budaya.
Para siswi yang tampil dalam tim ini adalah: Azzahra Aulia (XII.1), Ghania Yunfiq (XII.1), Afaf Alifah Suratman (XII.2), Nabila Salim (XII.2), Tuhfah Nafisa (XII.3), Marchela Shaliany (XII.5), Nadine Fahira (XII.5), Raina Zafira Artanti (XII.5), Ameera Najla Khalista (XII.6), Nada Kayla Rizqin (XII.6), Tsabitah Aisyah Nur Adzani (XII.6), Rasykha Aqeela Zahra (XII.8), Ivana Maudy (XI.2), Davina Putri Pramitha (XI.3), Wasyarfa Jauziyah Revara (XI.3), Keyla Farras Nabila (XI.4), dan Nisha Camielah (XI.4).

Sebelum tampil, terdapat beberapa faktor kunci keberhasilan tim Ratoh Jaroe man 3 Jakarta pusat. Selain menjalani latihan intensif selama dua minggu untuk mempersiapkan gerakan, kekompakan, serta stamina, Para siswa menampilkan tarian dengan penuh penghayatan, menjaga nilai-nilai budaya Aceh yang melekat dalam setiap gerakan. Kepala madrasah, guru pembina, serta rekan siswa memberikan semangat penuh sehingga para peserta tampil percaya diri. Hasil kerja keras tersebut terlihat jelas saat mereka tampil di panggung. Gerakan cepat, serempak, dan penuh ekspresi berhasil memukau dewan juri maupun penonton.
Kemenangan ini membawa kebanggaan besar bagi MAN 3 Jakarta Pusat. Kepala madrasah menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas kerja keras siswi-siswinya. Prestasi ini juga menjadi bukti bahwa madrasah mampu bersaing di ajang seni dan olahraga, tidak hanya di bidang akademik. Selain itu, kemenangan ini diharapkan dapat memotivasi siswa lain untuk aktif mengembangkan minat dan bakat mereka. Seni budaya tradisional seperti Ratoh Jaroe membuktikan relevansinya dalam ajang modern, bahkan mampu menjadi sarana mempererat persatuan di kalangan generasi muda. Ke depan, MAN 3 Jakarta Pusat berkomitmen untuk terus mendukung kegiatan seni budaya agar para siswa siap berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi, baik nasional maupun internasional.

Keberhasilan tim Ratoh Jaroe MAN 3 Jakarta Pusat meraih Juara 1 dalam ajang SESCO2k25 menjadi bukti nyata bahwa kerja keras, ketekunan, dan kebersamaan mampu membawa hasil terbaik. Dengan mengusung nilai budaya dan semangat juang, para siswi ini telah mengharumkan nama madrasah di kancah provinsi DKI Jakarta. MAN 3 Jakarta Pusat berharap tim Ratoh Jaroe dapat terus mempertahankan tradisi prestasi dan siap bersaing di ajang yang lebih tinggi, baik tingkat nasional maupun internasional.
