Jakarta – Kamis, 3 Oktober 2024, MAN 3 Jakarta Pusat kembali mengadakan kegiatan rutin pembiasaan pagi hari berupa TALIA (Tadarus, Tahlil, dan Sholat Dhuha). Kegiatan ini berlangsung dari pukul 06.30 hingga 07.00 WIB di Masjid Al-Ikhwan MAN 3 Jakarta Pusat. TALIA merupakan salah satu program unggulan yang bertujuan meningkatkan spiritualitas dan kebersamaan siswa-siswi serta membiasakan mereka memulai hari dengan kegiatan ibadah yang khusyuk.
Sebelum kegiatan inti dimulai, acara pagi ini diawali dengan program penyambutan oleh para guru dan perwakilan siswa pengurus OSIM. Penyambutan ini diiringi dengan pembiasaan 5S (Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun) yang bertujuan menciptakan suasana positif dan ramah di lingkungan sekolah. Program ini telah menjadi budaya di MAN 3 Jakarta Pusat, khususnya sebelum memulai kegiatan pembelajaran dan ibadah.

Guru-guru yang bertugas sebagai petugas piket pada Kamis ini adalah Laurensia, S.Pd. yang menjabat sebagai Staf Wakil Kepala Madrasah Bidang Kesiswaan, Adam Bagus Saputra, S.Pd., Afaf Bahrul Fatiyah, M.Pd., Dra. Nining Suryaningsih, M.Pd., Khomisah, S.Ag., Nadila, S.Or., Ratno Pudjianto, S.Kom. sebagai Staf Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, serta Yeni Marlina Suci Astuti, S.Si. Mereka bertugas memantau pelaksanaan kegiatan dan menjaga ketertiban siswa selama acara berlangsung.
Setelah penyambutan, kegiatan dimulai dengan lantunan sholawat dan dzikir tahlil secara singkat yang dipimpin oleh Muhammad Azmi Fawwaaz Salim, siswa kelas XII.4. Seluruh siswa, baik putra maupun putri, mengikuti dzikir ini dengan khusyuk. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an bersama yang juga dipimpin oleh Muhammad Azmi Fawwaaz Salim. Suasana penuh kedamaian dan kekhidmatan tampak memenuhi Masjid Al-Ikhwan ketika seluruh siswa melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an secara serempak.

Usai tadarus, para siswa melaksanakan sholat Dhuha secara munfarid (sendiri-sendiri) namun tetap dalam bimbingan dan panduan Bapak Fahmi Hidayatullael, M.Ag. Sholat Dhuha ini menjadi bagian penting dalam pembiasaan TALIA yang rutin diadakan untuk meningkatkan kedekatan spiritual siswa dengan Sang Pencipta. Setelah selesai melaksanakan sholat Dhuha, acara diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Muhammad Ibrahim Salim, siswa kelas XI.4, yang dengan lantang memanjatkan doa untuk kelancaran kegiatan belajar dan kesuksesan bagi seluruh siswa.

Kegiatan TALIA pada hari ini diikuti oleh seluruh siswa MAN 3 Jakarta Pusat. Siswa putra melaksanakan kegiatan di lantai dasar Masjid Al-Ikhwan dengan bimbingan langsung oleh Bapak Fahmi Hidayatullael, M.Ag., didampingi oleh Bapak Aminullah, S.Pd., S.Pd.I., selaku Wakil Kepala Madrasah Bidang Humas, serta Bapak Achmad Rawi, S.Pd., Bapak Helmy Wijaya, M.Pd.I., bapak Abdul Halim, S.Pd., dan Bapak Ratno Pudjianto, S.Kom. Sementara itu, siswa putri melaksanakan kegiatan di lantai dua masjid dengan bimbingan Ibu Afaf Bahrul Fatiyah, M.Pd. dan Ibu Khomisah, S.Ag.

Untuk siswa putri yang berhalangan melaksanakan sholat, mereka tetap mengikuti kegiatan dengan membaca hafalan Al-Matsurat di bawah bimbingan Ibu Neneng Istianah, S.Psi. Kegiatan ini memungkinkan seluruh siswa tetap terlibat dalam aktivitas spiritual meskipun sedang tidak dapat melaksanakan sholat. Bagi siswa yang terlambat hadir, mereka ditangani oleh Ibu Yeni Marlina Suci Astuti, S.Si. dan Ibu Nadila, S.Or., yang memastikan mereka tetap dapat mengikuti kegiatan sesuai ketentuan yang berlaku.

Pembiasaan TALIA di MAN 3 Jakarta Pusat telah menjadi bagian penting dalam rutinitas madrasah. Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para siswa tidak hanya tumbuh menjadi individu yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki spiritualitas dan akhlak yang baik. Kepala Madrasah, Bapak Iik Zakki Mubarok, S.Kom., M.Pd., selalu memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan ini sebagai bagian dari upaya membentuk generasi yang berkarakter kuat dan beriman.
Melalui kegiatan ini, siswa MAN 3 Jakarta Pusat diharapkan dapat terus meningkatkan kualitas ibadah mereka, sekaligus menumbuhkan kebiasaan baik yang akan mereka bawa hingga kelak mereka menjadi anggota masyarakat yang bermoral dan berakhlak mulia.
oleh: HUMAS MAN 3 JAKARTA PUSAT