
Jakarta, 02-02-2026 (HUMAS MAN 3 Jakarta Pusat) — Komandan Rayon Militer (Danramil) Cempaka Putih melaksanakan kegiatan sosialisasi rekrutmen prajurit Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) yang bertempat di Masjid Al-Ikhwan MAN 3 Jakarta Pusat pada Senin, 2 Februari 2026. Kegiatan ini dimulai pukul 07.30 WIB, tepat setelah pelaksanaan pembiasaan pagi TALIA (Tadarus, Tahlil, dan Dhuha), dan berlangsung hingga selesai. Sosialisasi ini diikuti oleh siswa-siswi MAN 3 Jakarta Pusat kelas 12.
Kegiatan sosialisasi tersebut menghadirkan langsung jajaran TNI AD dari Danramil Cempaka Putih. Hadir sebagai narasumber utama, Mayor Czi Raden Fredy Suspayadi, S.T. Han., S.T., M.M., yang merupakan Danramil Cempaka Putih. Dalam kegiatan ini, beliau didampingi oleh stafnya, yakni Serka Wahyudi dan Serda Durnoto. Kehadiran jajaran Koramil Cempaka Putih bertujuan untuk memberikan informasi resmi dan komprehensif kepada para siswa terkait proses, persyaratan, serta strategi agar dapat berpartisipasi dan lolos dalam rekrutmen prajurit TNI Angkatan Darat.

Sosialisasi rekrutmen prajurit TNI AD ini dipandu oleh Bapak Aminullah, S.Pd., M.Pd., selaku pembawa acara (MC). Selain bertugas sebagai MC, beliau juga menjabat sebagai Wakil Kepala MAN 3 Jakarta Pusat Bidang Hubungan Masyarakat (Humas). Dengan pengelolaan acara yang sistematis dan komunikatif, kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan interaktif sejak awal hingga akhir.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala MAN 3 Jakarta Pusat yang pada kesempatan tersebut diwakili oleh Ibu Hanum Suroyya, M.Si., selaku Wakil Kepala MAN 3 Jakarta Pusat Bidang Kesiswaan. Dalam sambutannya, Ibu Hanum menyampaikan ucapan terima kasih dan apresiasi kepada Danramil Cempaka Putih beserta jajaran yang telah berkenan hadir di MAN 3 Jakarta Pusat untuk memberikan sosialisasi dan pembekalan kepada para siswa.
Ibu Hanum menegaskan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari program pembinaan kesiswaan yang bertujuan untuk memberikan wawasan dan pendampingan karier kepada peserta didik. Menurutnya, madrasah memiliki peran strategis dalam membantu siswa merencanakan masa depan, tidak hanya dalam bidang akademik dan keagamaan, tetapi juga dalam menentukan pilihan karier yang sesuai dengan minat, bakat, dan potensi masing-masing siswa.

“Perhatikan dengan seksama seluruh materi yang disampaikan oleh narasumber. Bagi siswa-siswi MAN 3 Jakarta Pusat yang memiliki minat dan cita-cita untuk melanjutkan pengabdian di TNI Angkatan Darat, kesempatan ini sangat penting agar dapat mempersiapkan diri dengan baik sehingga memiliki peluang untuk diterima,” ungkap Ibu Hanum dalam sambutannya.
Setelah sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi inti oleh Mayor Czi Raden Fredy Suspayadi, S.T. Han., S.T., M.M. Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan secara rinci mengenai rekrutmen prajurit TNI AD, mulai dari persyaratan administrasi, tahapan seleksi, hingga aspek-aspek yang menjadi penilaian utama dalam proses penerimaan calon prajurit.

Mayor Raden Fredy menegaskan bahwa rekrutmen prajurit TNI AD dilaksanakan secara transparan, objektif, dan tanpa dipungut biaya. Oleh karena itu, beliau mengingatkan para siswa agar tidak mudah percaya terhadap oknum atau pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan imbalan tertentu. Seluruh peserta seleksi memiliki kesempatan yang sama selama memenuhi persyaratan dan mampu melewati setiap tahapan seleksi dengan baik.
Dalam penyampaian materinya, Mayor Raden Fredy juga membagikan berbagai trik dan strategi agar dapat diterima sebagai prajurit TNI AD. Beberapa poin penting yang disampaikan antara lain pentingnya menjaga kebugaran jasmani melalui olahraga rutin, menerapkan pola hidup sehat, menjaga kesehatan fisik dan mental, serta membangun kedisiplinan sejak dini. Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya sikap mental yang kuat, kejujuran, serta motivasi yang tulus untuk mengabdi kepada bangsa dan negara.

“Menjadi prajurit TNI Angkatan Darat tidak hanya membutuhkan fisik yang kuat, tetapi juga mental yang tangguh, disiplin tinggi, serta karakter yang baik. Persiapan harus dilakukan sejak sekarang, tidak menunggu saat pendaftaran dibuka,” tegas Mayor Raden Fredy di hadapan para siswa.
Materi yang disampaikan oleh narasumber mendapat perhatian serius dari para peserta. Para siswa tampak menyimak dengan saksama dan mencatat poin-poin penting yang disampaikan. Antusiasme peserta semakin terlihat ketika kegiatan memasuki sesi tanya jawab.

Pada sesi tanya jawab, beberapa siswa mengajukan pertanyaan terkait cara dan strategi agar dapat diterima dalam rekrutmen prajurit TNI AD. Di antaranya adalah Hadrian Avicenna Lantu dari kelas 12.1, Muhammad Rizki Taher dari kelas 12.4, dan Arfath Gotan dari kelas 12.5. Pertanyaan yang diajukan mencakup persiapan fisik, mental, serta peluang lulusan madrasah dalam mengikuti seleksi TNI AD.

Menanggapi pertanyaan tersebut, Mayor Raden Fredy memberikan penjelasan secara rinci dan motivatif. Ia menjelaskan bahwa persiapan fisik dapat dilakukan melalui latihan rutin dan terukur, seperti lari, push-up, sit-up, dan pull-up, disertai dengan pola hidup sehat. Dari sisi mental, calon peserta diharapkan memiliki tekad yang kuat, disiplin, serta kesiapan untuk mengikuti seluruh tahapan seleksi dengan jujur dan sportif.

Melalui kegiatan ini, MAN 3 Jakarta Pusat menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan potensi dan perencanaan masa depan peserta didik. Sinergi antara madrasah dan TNI AD diharapkan dapat membuka wawasan siswa serta mendorong lahirnya generasi muda yang siap mengabdi kepada bangsa dan negara.

Dengan terselenggaranya sosialisasi ini, diharapkan siswa-siswi MAN 3 Jakarta Pusat yang berminat mengikuti rekrutmen prajurit TNI AD dapat mempersiapkan diri secara optimal, baik dari aspek fisik, mental, akademik, maupun karakter. Ke depan, MAN 3 Jakarta Pusat berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan edukatif dan inspiratif sebagai bagian dari pembinaan peserta didik menuju masa depan yang gemilang serta berkontribusi bagi Negara Kesatuan Republik Indonesia.
