
Jakarta Pusat (1/10/2026) – MAN 3 Jakarta Pusat menggelar upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di lapangan utama madrasah, Kamis (1/10/2026). Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh seluruh warga madrasah. Momentum tersebut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bagi seluruh warga madrasah untuk terus menjaga nilai-nilai Pancasila melalui adab, akhlak, dan prestasi.

Petugas upacara berasal dari Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM) dan PASKIBRA MAN 3 Jakarta Pusat. Jalannya upacara dipimpin oleh Muhammad Faqih dari kelas 10.6 selaku pemimpin upacara. Bertindak sebagai pembina upacara, Wakil Kepala Madrasah Bidang Hubungan Masyarakat (Humas), Aminullah, S.Pd., S.Pd.I.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan Al-Qur’an oleh Muhammad Adzka Dzikri Rohmani, siswa kelas 10.3. Memasuki rangkaian inti, pengibaran bendera Merah Putih kemudian dilaksanakan oleh tim pengibar bendera yang terdiri atas Wildan Alfarizi dari kelas 11.1, Muhammad Fariel Pramudya dari kelas 11.1, dan Muhammad Fahrul dari kelas 11.2.

Shafiqa Irvan Shahla dari kelas 10.5 bertugas membawa teks Pancasila, dilanjutkan pembacaan naskah Pembukaan UUD 1945 oleh Falia Aliana dari kelas 10.7. Sementara itu, Muhammad Sheva Haykal dari kelas 11.1 bertugas sebagai pemimpin barisan kanan. Royanti Safitri dari kelas 11.2 bertugas sebagai dirigen, sedangkan kebutuhan soundsystem ditangani oleh Delia dan Putri.

Penyampaian amanat pembina upacara menekankan pentingnya adab dan akhlak dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, prestasi yang diraih seorang siswa perlu berjalan seiring dengan sikap dan perilaku yang baik. Karena itu, para siswa diharapkan tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga mampu menunjukkan adab dan akhlak yang baik di lingkungan madrasah maupun di tengah masyarakat.

Dalam amanatnya, Aminullah juga memberikan perhatian khusus kepada siswa kelas 12 yang sedang mempersiapkan langkah menuju jenjang pendidikan berikutnya. Ia berharap para siswa kelas 12 dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi negeri yang mereka dambakan.
Pesan tersebut menjadi dorongan bagi para siswa untuk terus belajar, mengembangkan kemampuan, dan mempersiapkan diri menghadapi masa depan. Semangat berprestasi, menurutnya, perlu dibarengi dengan karakter yang kuat sehingga keberhasilan yang diraih memiliki nilai yang lebih bermakna. Setelah seluruh rangkaian upacara selesai, kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Izzuddin Abdurrahman dari kelas 11.2.
Peringatan Hari Kesaktian Pancasila di MAN 3 Jakarta Pusat pun berakhir dalam suasana tertib dan khidmat. Melalui kegiatan tersebut, warga madrasah diingatkan bahwa semangat Pancasila tidak berhenti pada upacara, tetapi perlu diwujudkan melalui sikap, adab, akhlak, dan semangat untuk terus berprestasi.
