
Jakarta, 26-01-2026 (HUMAS MAN 3 Jakarta Pusat) — MAN 3 Jakarta Pusat melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai respons terhadap kondisi cuaca ekstrem yang melanda wilayah DKI Jakarta. Kebijakan ini diterapkan berdasarkan himbauan Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi DKI Jakarta tentang Pelaksanaan Pembelajaran pada Satuan Pendidikan di Lingkungan Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta akibat cuaca ekstrem, sekaligus sebagai langkah preventif dalam menjaga kesehatan dan keselamatan peserta didik.

Pembelajaran Jarak Jauh tersebut dilaksanakan mulai Senin, 26 Januari 2026 hingga Rabu, 28 Januari 2026. Selama periode tersebut, seluruh kegiatan pembelajaran tatap muka di lingkungan MAN 3 Jakarta Pusat dialihkan ke sistem pembelajaran daring, tanpa mengurangi esensi proses belajar mengajar dan pencapaian kompetensi peserta didik.

Kepala MAN 3 Jakarta Pusat menyampaikan bahwa keputusan pelaksanaan PJJ diambil sebagai bentuk kepatuhan terhadap arahan Kanwil Kemenag Provinsi DKI Jakarta serta sebagai upaya melindungi warga madrasah dari potensi risiko yang ditimbulkan oleh cuaca ekstrem, seperti hujan lebat, angin kencang, banjir, dan gangguan mobilitas. Langkah ini dinilai penting untuk memastikan proses pendidikan tetap berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.

Dalam pelaksanaannya, MAN 3 Jakarta Pusat menerapkan pembelajaran jarak jauh dengan memanfaatkan media sinkronus dan asinkronus. Untuk pembelajaran sinkronus, guru dan peserta didik melaksanakan kegiatan belajar mengajar secara langsung melalui aplikasi Zoom Meeting. Adapun tautan Zoom yang digunakan adalah
https://us06web.zoom.us/j/88155322436?pwd=UGUAD4C88b9Tw1D5RrvKTQbByeB9f9.1.
Melalui media ini, guru dapat menyampaikan materi pelajaran, melakukan interaksi dua arah, diskusi, tanya jawab, serta evaluasi pembelajaran secara real time.

Sementara itu, pembelajaran asinkronus dilaksanakan melalui platform e-learning resmi MAN 3 Jakarta Pusat, yaitu https://man3jakarta.scola.id/. Pada platform tersebut, guru mengunggah materi pembelajaran, modul, video pembelajaran, tugas, serta penilaian yang dapat diakses peserta didik secara mandiri sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. Sistem ini memberikan fleksibilitas bagi peserta didik dalam mengelola waktu belajar, khususnya di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.

Seluruh guru MAN 3 Jakarta Pusat telah dipersiapkan untuk melaksanakan PJJ dengan optimal. Koordinasi dilakukan melalui rapat internal guna memastikan kesiapan perangkat pembelajaran, jadwal pelajaran, serta mekanisme pemantauan kehadiran dan keaktifan peserta didik. Guru juga diimbau untuk tetap memperhatikan kondisi psikologis dan keterjangkauan peserta didik selama mengikuti pembelajaran jarak jauh.
Peserta didik MAN 3 Jakarta Pusat mengikuti pembelajaran jarak jauh dari rumah masing-masing dengan pendampingan orang tua atau wali serta wali kelas. Pihak madrasah mengajak orang tua untuk turut berperan aktif dalam mengawasi dan mendukung kegiatan belajar anak selama PJJ berlangsung, agar tujuan pembelajaran dapat tercapai secara maksimal.

Pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh ini diharapkan mampu menjadi solusi efektif di tengah situasi cuaca ekstrem tanpa menghambat proses pendidikan. MAN 3 Jakarta Pusat berkomitmen untuk terus menjaga mutu pembelajaran, keselamatan, serta kesehatan seluruh warga madrasah. Apabila kondisi cuaca telah membaik dan dinyatakan aman oleh pihak berwenang, madrasah akan kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Dengan adanya kebijakan ini, MAN 3 Jakarta Pusat menunjukkan kesiapan dan adaptasi dalam menghadapi tantangan alam, sekaligus memperkuat pemanfaatan teknologi informasi sebagai bagian dari transformasi pembelajaran di lingkungan madrasah.
