
Jakarta, 27-04-2026 (HUMAS MAN 3 Jakarta Pusat) — MAN 3 Jakarta Pusat menggelar kegiatan literasi budaya yang dirangkaikan dengan TALIA (Tadarus, Tahlil, dan Dhuha) pada Senin pagi di lapangan utama madrasah. Kegiatan yang berlangsung dari pukul 06.30 hingga 07.45 WIB ini diikuti oleh seluruh siswa kelas X dan XI sebagai bagian dari pembiasaan religius dan penguatan karakter di lingkungan madrasah.

Kegiatan diawali dengan penyambutan 6S (Senyum, Sapa, Salam, Salim, Sopan, dan Santun) oleh guru serta perwakilan pengurus OSIM yang bertugas pada hari Senin. Penyambutan tersebut menciptakan suasana hangat dan penuh kedisiplinan bagi para siswa sebelum memasuki rangkaian kegiatan inti.

Bertindak sebagai petugas kegiatan adalah kelas X.1, yang memandu jalannya acara dengan tertib. Rangkaian kegiatan diawali dengan lantunan sholawat bersama, kemudian dilanjutkan dengan tadarus Al-Qur’an yang diikuti oleh seluruh peserta dengan penuh kekhusyukan.

Selanjutnya, seluruh siswa melaksanakan shalat Dhuha secara munfarid, yang dipimpin oleh Bapak Helmy Wijaya, M.Pd.I. Kegiatan ini turut didampingi oleh Kepala MAN 3 Jakarta Pusat, Bapak Iik Zakki Mubarok, S.Kom., M.Pd., serta Bapak Fahmi Hidayatullael, M.Ag., bersama bapak dan ibu guru lainnya yang memastikan kegiatan berlangsung dengan tertib dan khidmat.

Setelah rangkaian TALIA selesai, kegiatan dilanjutkan dengan literasi budaya yang disampaikan langsung oleh Kepala MAN 3 Jakarta Pusat. Dalam materinya, beliau menekankan pentingnya adab terhadap orang tua, guru, dan teman sebaya sebagai landasan utama dalam kehidupan.
“Adab adalah fondasi utama dalam kehidupan. Sehebat apa pun ilmu yang dimiliki, tanpa adab yang baik, maka ilmu tersebut tidak akan membawa keberkahan,” ujarnya di hadapan para siswa.

Beliau juga mengajak para siswa untuk senantiasa menghormati orang tua sebagai sumber keberkahan hidup, menghargai guru sebagai perantara ilmu, serta menjaga hubungan baik dengan teman sebaya sebagai bentuk implementasi nilai kebersamaan.
“Jika ingin dihormati, belajarlah terlebih dahulu untuk menghormati, terutama kepada orang tua dan guru.” lanjutnya.

Kegiatan ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa yang religius, disiplin, dan berakhlak mulia, sejalan dengan visi madrasah dalam menciptakan generasi yang unggul tidak hanya dalam akademik, tetapi juga dalam sikap dan perilaku.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh siswa MAN 3 Jakarta Pusat mampu menerapkan nilai-nilai adab dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
