
Jakarta, 11-09-2025 (HUMAS MAN 3 Jakarta Pusat) — Pelaksanaan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2025 Tingkat Kotamadya Jakarta Pusat berlanjut memasuki hari ketiga pada Kamis (11/9/2025). Kegiatan yang dipusatkan di laboratorium komputer MAN 3 Jakarta Pusat ini diikuti oleh peserta dari jenjang Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).
Sebanyak 66 peserta terdaftar untuk mengikuti rangkaian ujian pada hari ini. Panitia membagi pelaksanaan ujian ke dalam tiga sesi utama. Sesi pertama dimulai pukul 07.30 hingga 09.30 WIB dengan mengujikan mata pelajaran Matematika, diikuti oleh 23 peserta. Setelah jeda istirahat siang, kegiatan berlanjut ke sesi ketiga pukul 13.00 hingga 15.00 WIB dengan ujian IPA (Ilmu Pengetahuan Alam) yang diikuti oleh 24 peserta. Adapun sesi keempat dilaksanakan pukul 15.30 hingga 17.30 WIB dengan ujian IPS (Ilmu Pengetahuan Sosial) yang diikuti oleh 19 peserta.

Seluruh rangkaian ujian berlangsung dengan lancar menggunakan sistem Computer Based Test (CBT). Panitia memastikan kesiapan perangkat komputer, jaringan internet, serta sistem pengawasan agar pelaksanaan ujian berjalan tertib dan adil. Peserta tampak antusias serta penuh konsentrasi saat mengerjakan soal-soal yang telah dipersiapkan. Orang tua dan guru pendamping yang mengantar peserta juga tampak memberikan dukungan moral. Beberapa siswa mengaku sempat merasa gugup di awal, namun berangsur lebih tenang setelah mulai mengerjakan soal.

Kepala MAN 3 Jakarta Pusat, Iik Zakki Mubarok, S.Kom., M.Pd. selaku tuan rumah juga menyampaikan kebanggaannya atas terselenggaranya OMI 2025. Ia menegaskan bahwa kegiatan seperti ini merupakan bentuk nyata kolaborasi antara madrasah dan sekolah dalam memajukan dunia pendidikan.
Dengan jumlah peserta yang cukup besar dan pelaksanaan yang teratur, OMI 2025 tingkat kotamadya Jakarta Pusat menunjukkan komitmen kuat dalam meningkatkan mutu pendidikan. Hari ketiga ini sekaligus menjadi bukti semangat para pelajar MTs dan SMP untuk terus berprestasi dan mengukir capaian akademik terbaik.

Olimpiade Madrasah Indonesia menjadi salah satu wadah penting dalam mendorong siswa agar berpikir kritis, kreatif, dan berdaya saing tinggi. Melalui kompetisi ini, siswa tidak hanya diuji dalam aspek akademik, tetapi juga dilatih untuk mengatur strategi, mengelola waktu, dan menjaga ketenangan dalam menghadapi tekanan ujian.

Diharapkan, hasil dari kompetisi ini tidak hanya menghasilkan pemenang yang akan melaju ke tingkat selanjutnya, tetapi juga membangun mental juara bagi seluruh peserta. Semangat belajar, kerja keras, dan sportivitas yang ditunjukkan selama kompetisi menjadi bekal berharga untuk masa depan mereka.
