
Jakarta, 26-08-2025 (HUMAS MAN 3 Jakarta Pusat) — MAN 3 Jakarta Pusat kembali menyelenggarakan kegiatan pembiasaan Talia (Tadarus, Tahlil, dan Dhuha) pada Selasa, 26 Agustus 2025. Kegiatan rutin yang telah menjadi tradisi setiap pagi ini berlangsung di Masjid Al-Ikhwan MAN 3 Jakarta Pusat mulai pukul 06.30 hingga pukul 07.00 WIB. Acara dipandu oleh petugas dari kelas 12.6 yang mendapat giliran untuk memimpin jalannya kegiatan.

Peserta kegiatan ini adalah seluruh siswa kelas 12 MAN 3 Jakarta Pusat. Mereka dibimbing langsung oleh beberapa guru pendamping, antara lain Bapak Sabil Iman Ada, S.Ag., Bapak Satrio Ramadhan, S.Hum., Bapak Abdul Halim, S.Pd., Bapak Aminullah, S.Pd., S.Pd.I., serta Bapak Ratno Pudjianto, S.Kom. Pelaksanaannya dibagi berdasarkan jenis kelamin: siswa putra menempati lantai dasar masjid, sementara siswa putri menempati lantai dua. Pembagian ini bertujuan untuk menjaga ketertiban serta kekhusyukan dalam beribadah.

Pembiasaan Talia merupakan salah satu program unggulan MAN 3 Jakarta Pusat untuk menanamkan nilai religius, kedisiplinan, dan pembiasaan ibadah harian kepada seluruh siswa. Kepala madrasah melalui para guru pendamping menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi menjadi upaya membentuk karakter siswa yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Selain itu, sholat Dhuha yang dilaksanakan bersama-sama menjadi sarana membangun kedekatan spiritual siswa dengan Allah SWT sekaligus mempererat kebersamaan antar sesama.

Kegiatan diawali dengan pembacaan sholawat dan dzikir tahlil secara bersama-sama. Setelah itu, petugas dari kelas 12.6 memimpin tadarus Al-Qur’an yang diikuti oleh seluruh siswa. Suasana khidmat terasa ketika lantunan ayat suci menggema di Masjid Al-Ikhwan. Setelah sesi tadarus selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sholat Dhuha secara munfarid (sendiri-sendiri) yang dibimbing oleh Bapak Sabil Iman Ada, S.Ag. Sebagai penutup, seluruh jamaah membaca doa setelah sholat Dhuha bersama-sama. Rangkaian acara berjalan dengan tertib, lancar, dan penuh kekhusyukan hingga selesai pukul 07.00 WIB.

Guru pendamping, Bapak Sabil Iman Ada, S.Ag., menuturkan bahwa sholat Dhuha memiliki banyak keutamaan, di antaranya sebagai bentuk syukur atas nikmat Allah dan sebagai salah satu ikhtiar memperoleh rezeki yang berkah. Pesan tersebut disampaikan agar para siswa semakin memahami pentingnya menjaga ibadah sunnah dalam kehidupan sehari-hari.
Program pembiasaan ini menjadi bukti nyata komitmen MAN 3 Jakarta Pusat dalam mendidik generasi muda tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga kuat secara spiritual dan moral. Kegiatan yang sederhana namun penuh manfaat ini diharapkan terus menjadi rutinitas yang memperkokoh identitas madrasah sebagai lembaga pendidikan berbasis nilai-nilai keislaman.
