
Jakarta, 25-08-2025 (HUMAS MAN 3 Jakarta Pusat) — Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Jakarta Pusat kembali menggelar kegiatan literasi budaya yang dilaksanakan di Lapangan MAN 3 Jakarta Pusat pada Senin (25/08/2025). Acara yang berlangsung sejak pukul 06.30 hingga 07.45 WIB ini diikuti oleh seluruh siswa dan guru MAN 3 Jakarta Pusat yang dipandu oleh siswa kelas 11.5 yang mengatur jalannya acara dari awal hingga akhir.

Acara literasi budaya dimulai dengan tadarus bersama. Siswa membaca Al-Qur’an secara bergiliran, menciptakan suasana religius yang mendalam di pagi hari. Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan sholat dhuha secara munfarid. Sholat sunnah ini dipimpin oleh Bapak Achmad Rawi, S.Pd., yang memberikan arahan singkat sebelum pelaksanaan.

Usai sholat dhuha, acara berlanjut ke sesi utama yaitu penyampaian materi dari tim Branding Madrasah Sehat. Bapak Helmy Wijaya, M.Pd.I. bertindak sebagai MC yang memandu jalannya kegiatan dengan tenang dan runtut. Materi pertama disampaikan oleh Ibu Laurensia, M.Pd., yang mengulas pentingnya sarapan pagi. Beliau menjelaskan bahwa sarapan adalah sumber energi utama bagi tubuh sebelum memulai aktivitas, terutama belajar di sekolah. Tanpa sarapan, siswa akan sulit berkonsentrasi, cepat lelah, dan menurunnya daya tahan tubuh.

Materi kedua dibawakan oleh Bapak Abdul Halim, S.Ag. Beliau mengutip Surat Al-Baqarah ayat 168, yang berisi perintah Allah kepada manusia untuk memakan makanan yang halal lagi baik (halalan thayyiban). Materi ini ditekankan untuk menumbuhkan kesadaran siswa agar tidak sembarangan dalam memilih makanan, sebab makanan bukan hanya berdampak pada kesehatan fisik, tetapi juga memengaruhi keberkahan hidup.

Materi ketiga disampaikan oleh Ibu Is Farida yang mengangkat topik bahaya mengonsumsi air dingin atau air es. Beliau menjelaskan bahwa konsumsi air dingin secara berlebihan dapat berdampak pada sistem pencernaan, bahkan dapat menimbulkan masalah kesehatan jangka panjang. Pesan beliau menekankan agar siswa lebih bijak dalam memilih minuman sehari-hari dan mengutamakan air putih hangat atau suhu normal.

Kegiatan literasi budaya di MAN 3 Jakarta Pusat memiliki nilai penting bagi pembinaan siswa. Pertama, kegiatan ini menanamkan kebiasaan religius melalui tadarus dan sholat dhuha. Kedua, kegiatan ini menambah wawasan siswa mengenai pentingnya menjaga kesehatan tubuh, yang disampaikan melalui materi-materi dari tim Branding Madrasah Sehat. Ketiga, kegiatan ini menumbuhkan kesadaran bahwa literasi tidak hanya terbatas pada membaca dan menulis, tetapi juga mencakup literasi kesehatan, religius, dan budaya.

Di era modern saat ini, siswa dihadapkan pada banyak tantangan, termasuk pola hidup yang cenderung instan dan kurang sehat. Melalui kegiatan seperti ini, siswa diingatkan untuk kembali pada pola hidup yang sehat sesuai tuntunan agama, yaitu mengonsumsi makanan halal, membiasakan sarapan, dan menghindari kebiasaan yang dapat merusak kesehatan.

Melalui kegiatan ini, MAN 3 Jakarta Pusat berharap siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga sehat jasmani dan rohani. Kepala madrasah dan guru mendukung agar kegiatan literasi budaya terus dilaksanakan secara rutin dengan tema-tema yang beragam, baik literasi agama, literasi kesehatan, literasi lingkungan, maupun literasi digital.

Dengan demikian, literasi budaya dapat menjadi sarana pembinaan karakter siswa agar siap menghadapi tantangan zaman. Siswa diharapkan mampu menerapkan ilmu yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari, misalnya dengan membiasakan sarapan sebelum berangkat sekolah, memilih makanan halal, serta menghindari kebiasaan minum air es yang berlebihan.
