
Jakarta, 05-08-2025 (HUMAS MAN 3 Jakarta Pusat) — Hari kedua pelaksanaan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk tahun ajaran 2025, Selasa (05/08/2025) berjalan dengan lancar dan tertib. Sebanyak 45 siswa menjadi peserta dalam sesi asesmen yang dilaksanakan di laboratorium komputer MAN 3 Jakarta Pusat yang berlokasi di Jakarta Pusat ini. Tepat pukul 07.30 WIB, asesmen dimulai secara serentak dan dijadwalkan berakhir pada pukul 09.40 WIB. Tidak ada kendala teknis yang berarti selama pelaksanaan, baik dari sisi jaringan internet maupun perangkat komputer yang digunakan.
Pelaksanaan ANBK hari kedua ini diawasi langsung oleh Ibu Erni Prastyowati, S.Pd., seorang guru dari Madrasah Aliyah Swasta di Jakarta Pusat yang ditunjuk sebagai pengawas eksternal. Beliau menyampaikan apresiasi atas kesiapan panitia dan ketertiban para peserta selama ujian berlangsung. “Saya melihat pelaksanaan ANBK di MAN 3 Jakarta Pusat sangat rapi dan profesional. Para siswa juga tampak fokus dan disiplin. Ini mencerminkan kesiapan madrasah ini dalam menghadapi ujian berbasis komputer secara nasional,” ungkap Ibu Erni.

Pelaksanaan ANBK di MAN 3 Jakarta Pusat tahun ini terbagi ke dalam dua hari, dengan jumlah peserta terbagi rata setiap harinya. Kegiatan ini merupakan bagian dari evaluasi nasional yang bertujuan untuk mengukur mutu pendidikan melalui input, proses, dan hasil belajar.
Kepala MAN 3 Jakarta Pusat, Bapak Iik Zakki Mubarok, S.Kom., M.Pd., menyatakan rasa syukur atas kelancaran kegiatan ANBK tahun ini. “Kami bersyukur semua berjalan lancar. Dukungan dari tim teknis, proktor, serta panitia sangat membantu kelancaran kegiatan. Yang terpenting adalah siswa dapat mengikuti asesmen ini dengan nyaman dan tenang,” ujarnya.

Laboratorium komputer MAN 3 Jakarta Pusat memang telah dipersiapkan sejak jauh hari. Seluruh perangkat diperiksa secara menyeluruh dan dilakukan uji coba sistem beberapa kali untuk memastikan tidak terjadi gangguan saat hari pelaksanaan. Selain itu, koordinasi dengan pusat layanan teknis juga dilakukan secara rutin untuk mengantisipasi segala kemungkinan kendala teknis.
Bentuk asesmen yang dilakukan dalam ANBK ini terdiri dari beberapa jenis, di antaranya literasi membaca, numerasi, serta survei karakter dan lingkungan belajar. Asesmen ini bukan semata-mata untuk menguji siswa secara individu, melainkan untuk memberikan gambaran menyeluruh tentang kualitas pendidikan di setiap satuan pendidikan. Pihak madrasah juga memberikan perhatian khusus terhadap kenyamanan peserta, termasuk dengan menyediakan susu dan roti untuk setiap peserta.
“Kami tidak ingin siswa merasa tertekan. Justru dengan suasana yang nyaman dan positif, hasil asesmen bisa mencerminkan kondisi belajar mereka secara lebih objektif,” kata Wakil Kepala Bidang Kurikulum, Ibu Suci Muriani, S.Pd.

Dengan berakhirnya hari kedua ANBK, MAN 3 Jakarta Pusat kembali membuktikan komitmennya sebagai madrasah unggulan yang selalu siap melaksanakan program nasional secara profesional dan terstruktur. Keberhasilan ini tentu tak lepas dari kerja sama semua pihak: guru, siswa, proktor, teknisi, pengawas, serta dukungan penuh dari pimpinan madrasah.
Dengan hasil asesmen yang nanti akan diolah oleh pusat, diharapkan MAN 3 Jakarta Pusat dapat terus meningkatkan mutu pendidikan dan menjadi role model bagi madrasah lain di wilayah Jakarta dan sekitarnya.
